DedyBahar

PERAN PEGUNUNGAN DI BUMI

Posted on: 4 Maret 2010


Mungkin kita sering mendengar kata pegunungan bahkan melihatnya setiap hari, namun apakah kita pernah berpikir bahwa Allah sebenarnya menciptakan pegunungan dengan tujuan untuk apa, apakah hanya untuk sarana rekreasi dan hiburan, apakah Allah menciptakan pegunungan sebesar itu hanya untuk fungsi sekecil itu.

Ternyata tidak, pegunungan memiliki 2 fungsi yang sangat vital di bumi, bahkan jika tidak ada pegunungan mungkin bumi akan menjadi planet tanpa penghuni.

Fungsi pegunungan:

1. Pegunungan Memperkuat Kerak Bumi

Seperti yang telah kita ketahui bahwa pegunungan di bumi terbentuk akibat gerakan dan tabrakan lempeng-lempeng besar yang merupakan kerak bumi. Saat dua lempeng ini bertabrakan, ujung salah satunya biasanya meluncur masuk ke bawah ujung lempeng yang satu lagi. Lempeng yang di bagian atas terdorong ke atas sehingga membentuk pegunungan. Pada saat yang sama, lempeng yang berada di dasar terus maju di bawah tanah dengan cara yang serupa sehingga membentuk tonjolan yang dalam. Hal ini berarti pegunungan memiliki tonjolan-tonjolan ke bawah yang dalam, yang sama besarnya dengan apa yang tampak di permukaan. Dengan kata lain, pegunungan berakar dengan kokoh di muka bumi.

Karena itulah, pegunungan mengikat lempeng-lempeng bumi secara kuat dengan cara membentangkan diri di atas dan di bawah bidang pertemuan kedua lempeng tadi. Atau kita dapat memisalkan pegunungan seperti paku atau pasak yang dengan kokoh menyatukan bilah-bilah kayu. Sifat pegunungan ini, dengan menetralkan ketidakstabilan kerak bumi, amat berarti dalam mencegah terjadinya guncangan. Kita dapat membayangkan apabila tidak ada pegunungan, maka lempeng-lempeng bumi akan menjadi tidak stabil (terus bergerak). Hal ini tentu berakibat buruk bagi kehidupan karena setiap pergeseran lempeng akan menyebabkan goncangan (gempa), sehingga tanpa pegunungan setiap harinya bumi akan mengalami gempa yang kekuatannya bisa melebihi 7 skala richter.

2. Pegunungan Menghalangi Aliran Udara

Seperti yang telah diketahui perbedaan suhu antara di khatulistiwa dengan suhu di kutub bumi adalah sekitar 100oC (212oF). Jika rentang suhu seperti ini terjadi di permukaan, badai dengan kecepatan membabi-buta hingga mencapai 1000 km (621 mil) per jam akan membinasakan bumi. Namun adanya jajaran pegunungan seperti Himalaya di Cina, berlanjut ke jajaran pegunungan Taurus di Turki bagian selatan, dan kemudian kembali ke atas menuju ke pegunungan Alpen di Eropa dan juga jajaran pegunungan di samudra Atlantik dan Pasifik menghalangi aliran udara kencang yang dapat diakibatkan oleh perbedaan panas tersebut.

Dengan melihat 2 hal diatas, tentu kita akan berpikir bahwa Allah telah menciptakan bumi kita ini dengan sangat terperinci dan sangat sempurna, bahkan hal yang sepertinya tak berguna pun ternyata memiliki kegunaan yang sangat vital. Maka sebagai manusia kita tidak boleh mendurhakai bahkan meragukan ke-Esaan Allah SWT.

Disadur Dari: http//:www.Harunyahya.Com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Kategori

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 1 pengikut lainnya

Blog Stats

  • 13,604 hits

my twitter

calender

Maret 2010
M S S R K J S
« Feb   Apr »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

kolam

%d blogger menyukai ini: