DedyBahar

Pengolahan Limbah Cair

Posted on: 1 November 2010


PENGOLAHAN LIMBAH CAIR

TUJUAN

Merancang sebuah teknologi pengolahan limbah cair.

PROSES PENGOLAHAN

Tahapan proses pengolahan terdiri dari beberapa tahap yaitu :

  1. Penyaringan kasar
  2. Koagulasi dengan menambahkan tawas
  3. Sedimentasi
  4. Netralisasi
  5. Aerasi
  6. Penyaringan akhir

Skema tahapan proses dapat dilihat pada Gambar 1.

Gambar 1. diagram proses pengolahan

1. Penyaringan Kasar

Tahap ini bertujuan untuk memisahkan partikel-partikel limbah yang berukuran besar, sehingga tidak mengganggu dalam proses pengolahan selanjutnya.

2. Koagulasi

Koagulasi adalah proses pembubuhan bahan kimia kedalam air agar kotoran dalam air yang berupa padatan tersuspensi misalnya zat warna organik, lumpur halus bakteri dan lain-lain dapat menggumpal dan cepat mengendap. Cara yang paling mudah dan murah adalah dengan pembubuhan tawas/alum atau rumus kimianya Al2(SO4)3.18 H2O. (berupa kristal berwarna putih).

Reaksi koagulasi dengan Taw as secara sederhana dapat ditulis sebagai berikut :

Al2(SO4)3.18 H2O + 3 Ca(HCO3)2 ==> 2 Al(OH)3 +3 Ca(SO4) + 6 CO2 + 18 H2O
alkalinity

Al2(SO4)3.18 H2O + 3 Ca(OH)2 ==> 2 Al(OH)3 + 3 Ca(SO4) + 3 CO2 + 18 H2O
mengendap

Pengendapan kotoran dapat terjadi karena pembentukan alumunium hidroksida, Al(OH)3 yang berupa partikel padat yang akan menarik partikel – partikel kotoran sehingga menggumpal bersama-sama, menjadi besar dan berat dan segera dapat mengendap.

3. Pengendapan

Setelah proses koagulasi air tersebut didiamkan sampai gumpalan kotoran yang terjadi mengendap semua (+ 45 – 60 menit). Setelah kotoran mengendap air akan tampak lebih jernih. Endap an yang terkumpul didasar tangki dapat dibersihkan dengan menggunakan penggaruk, yakni penggaruk akan bergerak dan menempatkan endapan pada posisi yang akan dengan mudah disedot oleh pompa.

4. Netralisasi

Setelah semua endapan tersedot maka dilakukan netralisasi untuk membantu proses aerasi. Yang dimaksud dengan netralisasi adalah mengatur keasaman air agar menjadi netral (p H 7 – 8). Untuk air yang bersifat asam yang paling murah dan mudah adalah dengan pemberian kapur/gamping.

5. Aerasi-filtrasi

Yang dimaksud dengan aerasi yaitu mengontakkan udara dengan air baku agar kandungan zat besi dan mangan yang ada dalam air baku bereaksi dengan oksigen yang ada dalam udara membentuk senyawa besi dan senyawa mangan yang dapat diendapkan. Disamping itu proses aerasi juga berfungsi untuk menghilangkan gas-gas beracun yang tak diinginkan misalnya gas H2S, Methan, Carbon Dioksida dan gas-gas racun lainnya. Reaksi oksidasi Besi dan Mangan oleh udara dapat ditulis sebagai berikut:

4 Fe2+ + O2 + 10 H2O ====> 4 Fe(OH)3+ 8 H+
tak larut

Mn2+ + O2 + H2O ====> MnO2 + 2 H+
tak larut

Faktor lain yang sangat mempengaruhi reaksi oksidasi besi dengan oksigen dari udara adalah pH air. Reaksi oksidasi ini sangat efektif pada pH air lebih besar 7(tujuh). Oleh karena itu se belum aerasi dilakukan, maka pH air baku harus dinaikkan sampai mencapai pH 8.

Untuk aerasi yang digunakan adalah  aerasi sembur (spray aerator) dengan sedikit perubahan. Dimana  lubang untuk menyembur air keluar diganti dengan sebuah alat seperti penyiram kebun.

Berikut mengenai keterangan gambarnya:

6. Penyaringan

Proses ini bertujuan untuk mendapatkan air yang betul-betul jernih, penyaringan dilakukan dengan mengalirkan air dari aerator ke bak penyaring yang terdiri dari batuan kecil dan karbon aktif.

7. Bak penampung Lumpur

Bak penampung lumpur ini bertujuan untuk menampung endapan dari proses koagulasi dan sedimentasi. Endapan yang dihasilkan dari proses sedimentasi akan ditampung dan di keringkan dengan bantuan sinar matahari adapun jika kadar air terlalu banyak akan dialirkan lagi ke bak penampungan awal.

DAFTAR PUSTAKA

http://www.kelair.bppt.go.id

BY: DEDY BAHAR

LAMPIRAN


Tampak dari samping

Tampak dari atas

jika ingin melihat versi 3D nya dapat anda download di  pengolahan limbah cair3D

setelah mendownload ubahlah extensinya terlebih dahulu dari “.doc” menjadi “.skp”

untuk membuka program dengan extensi “.skp” gunakanlah program “google sketch up8″, jika belum punya silahkan download di google sketch up8

Atau jika ingin mendownload versi pdfnya silakan download di PENGOLAHAN LIMBAH CAIR

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Kategori

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Blog Stats

  • 8,287 hits

my twitter

calender

November 2010
M S S R K J S
« Mei   Des »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

kolam

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: